Sabtu, 30 Mei 2020 / 7 Syawal 1441

Galeri Foto Pemkab Kampar

Pemkab Kampar Berhasil Tekan Angka Stunting Lampaui Target Nasional

Kamis, 05 Mar 2020 19:19
view: 847
Suasana saat Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto saat talk show.

BANGKINANG KOTA, datariau.com - Setelah ditetapkanya 160 kabupaten/kota se-Indonesia, Kabupaten Kampar juga menjadi lokus terjadinya stanting. Kebijakan kongkrit  Bupati Kampar angka stunting di Kabupaten Kampar tahun 2017 sebesar 27 persen dari jumlah balita di Kampar, hingga tahun 2019 mampu ditekan menjadi 11,88 persen, angka ini melampaui target Nasional sebesar 14 persen yang ditargetkan presiden Joko Widodo.

Hal ini terungkap bersumber dari data dari Dinas Kesehatan Kampar saat talkshow Stunting yang diadakan di Rumah Dinas Bupati Kampar, Kamis (5/3/2020). Sebagaimana Surat Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor.440/7607/Bangda, tanggal 5 Desember 2018 tentang pelaksanaan Intervensi Penurunan Stunting Terintegrasi di Kabupaten/Kota, serta Nomor 11 Tahun 2014 tentang Tim Teknis Gerakan Nasional Percepatan Perbaikan Gizi.

"Untuk itu pencegahan stunting harus kita lakukan sejak dini dan 1000 hari pertama kelahiran. Dan ini melibatkan seluruh stakeholder di pemerintah, instansi swasta maupun masyarakat di lingkungan desa. Dalam penanganan stunting perlu komitmen para pengambil kebijakan dalam melakukan perencanaan, koordinasi, monitoring dan evaluasi, kondisi ini menuntut kita semua untuk melakukan upaya menekan stunting melalui upaya peningkatan gizi ibu hamil dan anak-anak," kata Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto SH, dalam talkshow Stunting.

Bupati Kampar menjadi narasumber bersama Dedi Sambudi SKM MKes dan dr Faradilla SPA di acara Talk Show yang diadakan oleh Dinas Kesehatan tersebut, dimana acara ini dimoderatori oleh DR Safriadi SH.

"Berkat kerjasama semua pihak, Alhamdulillah angka stunting bisa menurun setiap tahunnya, yang mana pada tahun 2018 30,08 % menjadi 11,88 % tahun 2019 dan mari kedepan kita bersama sama mencegah stanting sejak dini," tambah Catur.

Sementara itu narasumber Dedi Sambudi menambahkan, untuk mencegah angka stunting sejak dini Pemerintah Kabupaten Kampar telah menyiapkan beberapa langkah kerja kedepannya.

"Pencegahan dan penanggulangan stunting merupakan program prioritas nasional, untuk itu kita harus bersama-sama bersinergi mengurangi dan mencegah stunting sejak dini," ulasnya.

Terakhir, narasumber lainnya dr Paradila berpesan di akhir diskusi talk show, agar semua pihak benar-benar melakukan program stunting dengan serius.

"Semoga anak bangsa kita kedepannya lebih baik lagi," ajaknya.

Acara ini dihadiri oleh Kepala OPD dan kepala Puskesmas seluruh Kabupaten Kampar. (adv/das/kmf)

  •  
    <p>Bupati Kampar menyampaikan pencapaian Pemkab Kampar dalam menekan kasus Stunting.<br></p>
  •  
    <p>Bupati Kampar saat menyampaikan materi dalam talkshow.<br></p>
  •  
    <p>Bupati kampar tengah berdiskusi dengan moderator.<br></p>
  •  
    <p>Para pemateri dalam talkshow.<br></p>
  •  
    <p>Terlihat Sekda Kampar juga hadir bersama kepala OPD lainnya.<br></p>
  •  
    <p>Tampak para peserta talkshow.<br></p>